Prodi Teknologi Laboratorium Medis


Mengapa memilih program studi Laboratoium Medis?

Laboratorium Medis awalnya dikenal dengan Analis kesehatan. Jurusan ini mengidentifikasi dan menganalisa sampel. Laboratorium Medis tidak hanya bekerja dibagian medis, namun juga dapat bekerja di Laboratorium Industri dan menjadi pendidik loh.

A. Prospek Kerja Laboratorium Medis

1. Laboratorium Klinis

    Jika kamu ingin menapak karir di Laboratorium Kesehatan, maka kalian harus memperdalam ilmu mengenai pemeriksaan pada sampel manusia. Aku sarankan kalian tidak boleh jijik karena nantinya kamu akan menemukan bermacam-macam keadaan pasien. Bagian Laboratorium Klinis kamu akan bekerja di Puskesmas, Klinik Kesehatan, dan Rumah Sakit.

2. Laboratorium Non Klinis 

    Hal-hal yang akan kamu temui di Laboratorium Non Klinis adalah pemeriksaan sampel berupa limbah dan makanan/minuman, tapi tak jarang juga kamu akan mendapatkan sampel berupa air dan swab lantai atau semacamnya. Jika kamu mengambil bidang Laboratorium Non Klinis , maka kalian harus memperdalam banyak ilmu kimia, bakteriologi dan sedikit ilmu fisika. Bagian Laboratorium Non Klinis kamu akan bekerja di Bagian Industri seperti Industri Makanan, Industri pertanian, industri pertambangan dan industri perminyakan.

3. Bagian Pendidik

    Jurusan Leboratorium Kesehatan pada tahun 2021 sebenarnya sudah sering kita temui dengan gelar Ahli Madya (D3), namun saat ini beberapa kampus di Indonesia telah menyediakan program studi dengan gelar Sarjana Terapan Kesehatan (D4). Jika kamu memilih program studi D4 maka kamu bisa menjadi asisten dosen, mengingat lulusan D4 masih sangat terbatas. Jika kamu ingin menjadi dosen, maka kamu harus melanjutkan pendidikan S2.

B. Universitas yang meyediakan prodi Laboratorium medis

      Sudah sangat mudah menemukan universitas yang menyediakan prodi Laboratorium Medis. Biaya yang kamu keluarkan tentunya akan sesuai dengan fasilitas yang kamu dapatkan. Aku kuliah di pulau Jawa yatu di Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta. Uang masuk yang aku keluarkan adalah 25 juta, kemudian ssetelahnya ketitar 8 juta/semester. Sangat berbeda jika kamu sekolah di Poltekes, maybe biaya yang kamu keluarkan tidak sebesar nominal diatas. Eits... Jangan khawatir, kamu bisa mencari beasiswa kok. Fasilitas yang aku dapatkan ketika kuliah adalah aku bisa melakukan pemeriksaan dengan alat yang canggih seperti pemeriksaan hormon tiroid, alat laboratorium yang lengkap, ruangan AC dan ruang kuliah yang nyaman.

C. Sekilas tentang kehidupan mahasiswa Laboratorium Medis

    Setelah menjadi mahasiswa Laboratorium Kesehatan aku sungguh kaget. Bagaimana tidak, aku kuliah mulai sunrise hingga sunset, terkadang hingga pukul 20.00. Belum lagi aku harus mengerjakan setumpuk laporan praktikum dan teori. Tidak sedikit temanku banyak yang dirawat di Rumah Sakit karena kurang waktu tidur dan kelelahan. Temanku juga ada yang putus ditengah jalan. Saat itu aku juga pernah berpikir untuk pulang ke pulauku dan pindah jurusan lain. Sangat menyeramkan bukan๐Ÿ˜ฑ... Aku sedang tidak mendramatisir keadaan loh, That's Real. Tapi kamu tidak perlu takut... Kamu hanya perlu memanajemen waktu dan memiliki teman yang satu visi.. Alhamdulillah aku bisa melewati keadaan itu.

    Menjadi Laboratorium Medis adalah hal yang menyenangkan. Kamu akan mempelajari hal kecil yang belum pernah terpikir olehmu sebelumnya seperti dahak dan air kencing. Kamu akan mempelajari kimia karena pemeriksaan yang akan kamu lakukan membutuhkan reagen, so kamu harus mengetahui reaksi apa yang terjadi. Kamu juga mempelajari sedikit ilmu fisika. Kamu juga melakukan pemeriksaan menghitug kadar vitamin pada makanan, mengidentifikasi bahan pada makanan seperti perenyah beserta pengawet makanan. 

 

Cukup sekian. Semoga bermanfaat yaaa....

Find me on Instagram  disini

Komentar